TOMOHON, liputankawanua.com — Penyebaran virus Corona kian mengkhawatirkan. Setiap hari, terjadi penambahan kasus positif. Masyarakat mulai khawatir. Diduga, aksi memborong bahan pokok (Bapok) di pasaran, mulai terjadi.

Meski belum terbukti terjadi Kota Tangguh, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) langsung mengingatkan pemerintah kota khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar melakukan pengawasan ekstra baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Itu mencakup ketersediaan (stok) hingga harga Bapok.

“Jangan sampai ada oknum memanfaatkan situasi dan bisa merugikan masyarakat,” tandas Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon, Erens Kereh AMKL.

Terpisah, Pemkot Tomohon melalui Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak CA (JFE) menjamin stok kebutuhan bahan pokok pasca merebaknya isu Corona atau Covid-19. “Stok bahan pokok di Kota Tomohon masih tersedia. Masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong kebutuhan pokok,” tandas Walikota JFE, Rabu (25/3).

Pihaknya juga telah menghimbau kepada mini market, retail modern dan pelaku usaha lainnya untuk membatasi penjualan untuk masing-masing orang. “Bila ada oknum yang melakukan penimbunan atau menaikan harga sepihak, akan langsung diserahkan kepada pihak berwajib untuk diproses pidana,” lugasnya.

Editor: Terry Wagiu