Gambar Tomohon

BOLMUT,- Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr Sirajudin Lasena SE MEc Dev diwakili Asisten Administrasi Umum Uteng Datunsolang, S.Pd.,M.Si menghadiri kegiatan Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMD  2025-2029 di Aula Bapelitbang Bolmut, Kamis (11/7/2024).

Uteng  menyampaikan Rancangan Teknokratik RPJMD adalah rancangan dokumen perencanaan 5 tahunan yang disiapkan oleh pemerintah daerah dengan sepenuhnya menggunakan pendekatan teknokratik sebelum terpilihnya kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Adanya rancangan teknokratik ini dimaksud menjadi masukan penyusunan RPJMD sekaligus menjadi acuan bagi para calon kepala daerah dalam merumuskan Visi, Misi dan Program Prioritas.

Arsitektur kinerja pembangunan  dalam rancangan teknokratik RPJMD mengadopsi struktur agenda pembangunan RPJPD tahun 2025-2045, yang terdiri dari Transformasi sosial, transformasi ekonomi, transformasi tata kelola supremasi hukum stabilitas dan kepemimpinan indonesia serta ketahanan sosial budaya dan ekologi.

Lingkup penyusunan rancangan teknikratik RPJMD 2025-2029 mencakup, ‌analisis gambaran umum kondisi daerah, memuat data dan informasi yang dikumpulkan dari 4 (empat) aspek pembangunan disertai analisis deskriptif dan analisis diagnostik.

‌Perumusan gambaran keuangan daerah, memuat gambaran ringkas kondisi keuangan daerah baik 5 (lima) tahun terakhir, maupun gambaran proyeksi keuangan daerah 5 tahun kedepan.

‌Penelahaan dokumen perencanaan lainnya,‌ perumusan isu strategis daerah dan rekomendasi yang berisi berbagai kebijakan yang dapat digunakan dalam penyusunan visi, misi, dan program prioritas calon kepala daerah yang akan mengikuti kontestasi pilkada tahun 2024.

Uteng berharap semua elemen yang terlibat untuk memanfaatkan kegiatan seoptimal mungkin dan memberikan banyak masukan dan informasi sehingga diperoleh rumusan-rumusan positif yang mampu mendukung kemajuan pembangunan Bolaang Mongondow Utara.

Turut hadir, Kaban Bapelitbangda Aroman Talibo, S.Pt, Narasumber Velentino Lumowa, Ph.D (Task Force Bappeda Sulut), kepala BPKPD/mewakili, Pimpinan OPD, para Camat/mewakili serta para peserta.