Gambar Tomohon

BOLTARA,– Kamis (18/12) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 di Gedung Wanita, Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut.

Dengan mengangkat tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045.” Dalam rangkaian kegiatan ini, dilaksanakan pemotongan kue ulang tahun, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar untuk memeriahkan HUT DWP, serta penyerahan diakonia natal.

Bupati Boltara Dr Sirajudin Lasena menyampaikan bahwa tema yang diangkat mengingatkan akan pentingnya peran perempuan, khususnya anggota DWP, sebagai agen perubahan utama dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul.

Disadari bahwa masa depan bangsa, dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, berada di pundak anak-anak kita saat ini. Mereka merupakan aset terbesar bangsa yang harus dipersiapkan secara sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya.

Bupati mengajak seluruh anggota DWP untuk merefleksikan kembali peran dalam mendidik dan membimbing anak-anak, meningkatkan kepedulian terhadap isu-isu pendidikan di lingkungan sekitar, serta memanfaatkan wadah DWP sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mendidik anak di era digital saat ini. Selain itu, momentum peringatan HUT DWP ini diharapkan dapat menjadi ajang introspeksi dan motivasi untuk meningkatkan peran serta dalam mencetak generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, dan berkarakter.

Ketua DWP Boltara, drg. Firlia Mokoginta Mokoagow, membacakan sambutan Ketua Umum DWP Pusat menegaskan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran Dharma Wanita Persatuan sebagai bagian penting dalam pembangunan bangsa.

Pendidikan anak bangsa harus dimulai dari keluarga melalui penerapan nilai asah, asih, dan asuh. Asih bermakna kasih sayang, asuh mencakup perawatan dan pemenuhan nutrisi, sementara asah adalah stimulasi dan pendidikan yang memadai. Indonesia Emas 2045, tidak lahir secara instan, melainkan melalui kesabaran, kerja keras, dan ketulusan yang dibangun sejak hari ini.

Turut hadir, Ketua TP PKK bersama Sekretaris TP PKK Boltara, Ketua Bhayangkari Cabang Boltara, Ketua Adhyaksa Dharmakarini Boltara, Ketua Dharma Yukti Karini, Wakil ketua IAD, Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, ketua organisasi perempuan, pengurus dan Anggota DWP. (*)

Gambar Tomohon