Gambar Tomohon

BOLTARA,– Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr Sirajudin Lasena SE MEc Dev memastikan, rolling atau mutasi jabatan untuk pejabat di daerah dapat dilakukan kapan saja untuk penyegaran pemerintahan.

Kepastian itu disampaikan Sirajudin kepada sejumlah wartawan usai melaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja pemerintah bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lantai 3 Kantor Bupati, Kamis (15/1). “Pelantikan pejabat kapan saja bisa dilakukan, jadi saya harap kepada seluruh jajaran untuk tetap fokus meningkatkan kinerja untuk mencapai target pembangunan di daerah sesuai program yang ditetapkan demi mensejahterakan rakyat,” katanya.

Sirajudin menegaskan, saat ini dirinya terus melakukan monitor dan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat yang ada di semua tingkatan. “Bagi pejabat yang masa bodoh dan acuh tak acuh dengan tugas dan tanggungjawab yang diberikan, akan dievaluasi khusus sehingga tidak akan sulit untuk menempatkanna pada posisi sesuai dengan hasil kinerjanya,” ujar Sirajudin.

Seluruh pimpinan OPD di Kabupaten Boltara telah melaksanakan Penandatangan Perjanjian Kinerja (PK) disaksikan langsung oleh Bupati Dr Sirajudin Lasena.

Perjanjian kinerja tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat (Bupati) atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai, serta sebagai upaya perbaikan berkesinambungan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja.

Selain itu, perjanjian kinerja ini merupakan bagian dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Dokumen ini merupakan komitmen formal antara pimpinan instansi, seperti Kepala Dinas/Badan, dengan Bupati untuk mencapai target kinerja tertentu dalam satu tahun anggaran.

“Saya berharap perjanjian kinerja ini dapat menjadi penentu arah dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan daerah, serta menjadi kesepakatan bersama untuk bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab,” tegas Sirajudin.

Perjanjian kinerja juga menjadi tolak ukur terhadap apa yang akan dilakukan pada Tahun 2026. Gubernur Sulut sendiri dalam pertemuan terakhir dengan jajaran Pemda Boltara belum lama ini menurut Sirajudin, sangat senang dengan Boltara, sebab meski dalam keterbatasan fiskal tapi tetap on the track dalam penyusunan APBD, yang mampu mengakomodir 6 dari 8 program nasional Presiden RI Prabowo Subianto untuk dilaksanakan tahun ini. “2026 ini adalah tahun ujian, tapi saya yakin akan bisa dilalui dengan baik, asal semua terkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik untuk atasi tantangan demi mencapai tujuan,” katanya. (*)

Gambar Tomohon