Gambar Tomohon

TOMOHON,– Upaya menjaga stabilitas pasokan air bersih terus dilakukan Perumda Tirta Mahawu Kota Tomohon. Pada Selasa (17/2/2026), tim teknis melakukan penanganan darurat kebocoran pipa distribusi di Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah.

Gangguan terdeteksi pada jaringan pipa di ruas jalan depan Kantor Sinode GMIM. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, operasional pompa utama dari Instalasi Teknis Sineleyan dihentikan sementara.

Direktur Perumda Tirta Mahawu Kota Tomohon, Adrian J. Ngenget menjelaskan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memastikan kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

“Penanganan dilakukan secepat mungkin agar dampak gangguan tidak berlangsung lama. Kami memohon pengertian masyarakat selama proses perbaikan berjalan,” kata Ngenget.

Dampak dari penghentian sementara distribusi ini dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Talete Satu, Talete Dua, Paslaten Satu, Paslaten Dua, Matani Raya, Kamasi, Kolongan, serta Walian.

Pihaknya menargetkan, proses perbaikan rampung dalam satu hari kerja. Setelah pekerjaan selesai, distribusi air akan dialirkan kembali secara bertahap hingga kembali normal di seluruh wilayah terdampak.