BITUNG,- Persoalan sampah mendapat atensi Presiden Prabowo Subianto. Segenap stake holder Tanah Air dikerahkan menangani masalah tersebut.
Di Sulawesi Utara (Sulut), berbagai pihak mulai action membersihkan sampah khususnya di pesisir pantai. Seperti digelar Dankodaeral VIII besutan Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla. Dipimpin Wadan Kodaeral VIII melakukan kegiatan karya bakti peduli lingkungan dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri di sepanjang pantai kawasan Megamas, Kota Manado, Minggu (08/02/26).
Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian kawasan pesisir.
Karya bakti melibatkan total 270 personel gabungan, yang terdiri dari Prajurit Kodaeral VIII, pengurus kawasan Megamas serta para nelayan setempat. Dengan semangat gotong royong, para peserta membersihkan area pantai dari berbagai jenis sampah yang mencemari lingkungan.
Melalui kegiatan ini ada 6 ton sampah diangkut, terdiri dari sekitar 300 kantong plastik sampah serta kayu-kayu hanyut yang tersebar di sepanjang tepi pantai. Sampah-sampah tersebut selama ini berpotensi merusak keindahan pantai dan mengganggu ekosistem laut. Pantai Megamas dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu tempat favorit masyarakat Kota Manado untuk berkumpul, berolahraga dan berwisata. Oleh karena itu, kebersihan dan kelestarian kawasan ini menjadi perhatian bersama agar tetap nyaman, sehat, dan aman bagi masyarakat.
Melalui karya bakti peduli lingkungan ini, Kodaeral VIII berharap dapat menumbuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, khususnya wilayah pesisir, sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung Gerakan Indonesia Asri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama, Kadis, Kasatker, seluruh personel Kodaeral VIII dannelayan.
