BOLTARA,– Rabu (4/2), Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Dr. Sirajudin Lasena, SE. M.Ec.Dev., diwakili Sekretaris Daerah dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS menghadiri dan membuka kegiatan Sosialisasi Pasar Modal di Aula Pohohimbunga Bapelitbangda Boltara.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal di Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, PT BNI Sekuritas Manado serta seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini.
Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dan merupakan langkah strategis serta sangat relevan dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara, sekaligus mendukung program peningkatan literasi keuangan di Provinsi Sulawesi Utara.
“Diera modern saat ini, pemahaman terhadap pengelolaan keuangan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Pasar modal merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem keuangan nasional yang tidak hanya berperan sebagai sarana investasi, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan pembangunan dan penggerak pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Aparatur Sipil Negara mempunyai peran strategis, tidak hanya sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai agen literasi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman ASN terhadap pasar modal diharapkan dapat membentuk pola pikir yang lebih produktif, bijak, dan terhindar dari berbagai praktik investasi ilegal maupun penipuan berkedok investasi.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berkomitmen untuk terus mendukung program-program edukasi keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesi dan pemangku kepentingan lainnya sangat diperlukan agar literasi dan inklusi keuangan, khususnya pasar modal, dapat tumbuh secara merata dan berkelanjutan.
Turut hadir: Analis Divisi PEPK dan LMS Kantor OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Shinta Korah, Kepala Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Mario Laurens Iroth, Branch Manager PT BNI Sekuritas Manado Susan Jaquelin Mengko, para pimpinan opd, dan peserta sosialisasi. (*)
