Gambar Tomohon

TOMOHON,- Walikota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk SH, memerintahkan kepada para Lurah se Kota Tomohon untuk proaktif terkait Realisasi Penerimaan Pajak Bumi (PBB).

Hal itu diminta Caroll usai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) merilis secara resmi Realisasi PBB di Kota Tomohon.

Per 21 November 2025, realisasi penerimaan masih berada di angka 58 persen belum sesuai target yang ada sebesar Rp.7,2 Miliar.

Padahal, pemerintah Kota Tomohon telah memperpanjang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2025, sejak 1 November. Namun, hingga 21 November capaian penerimaan pajak masih rendah.

Berdasarkan data yang ada di BPKAD baru beberapa kelurahan yang berada di atas 50 persen. Padahal sisa waktu yang tersisa tinggal satu bulan ke depan.

Dari 44 Kelurahan yang ada di wilayah Kota Tomohon, 8 Kelurahan diantaranya masih dibawah 50 persen. Meliputi kelurahan Tinoor 1, Tinoor 2, kakaskasen 1, kakaskasen 3, Rurukan 1, Kelurahan Lansot, Kelurahan Tumatangtang, Kelurahan Kampung Jawa.

Terkait hal tersebut, Walikota Tomohon Caroll Senduk memerintahkan kepada seluruh Lurah untuk bergerak cepat dan menjemput bola kepada wajib pajak.

“Saya ingatkan kembali kepada seluruh lurah yang ada di wilayah kota Tomohon agar gencar menjemput bola dan lebih proaktif terkait masalah penerimaan PBB,” tegas Walikota Caroll Senduk, Senin (24/11/2025).

Selanjutnya Caroll Senduk menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kinerja para lurah. “Jika kinerja tak maksimal dalam pencapaian realisasi PBB, tentunya akan di evaluasi. Apalagi pencapaiannya yang ditetapkan tak memenuhi target yang ada,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Friedel Liuw menyampaikan, per 21 November 2025, realisasi pendapatan dari PBB baru mencapai Rp4,1 miliar lebih atau 58 persen dari total target sebesar Rp7,2 miliar.

“Tapi, hingga saat ini realisasi capaiannya masih tergolong rendah dan jauh dari harapan. Mudah-mudahan dengan diperpanjangnya penerimaan PBB, realisasi PBB bisa naik signifikan sesuai target yang ada di setiap kelurahan se Kota Tomohon,” pungkas Friedel.