BOLTARA,– Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr.Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev menghadiri kegiatan Optimalisasi Peran Lembaga Jasa Keuangan dalam mendorong ekonomi daerah melalui implementasi POJK 19 Tahun 2025 Tanggal 28 Agustus 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan Kepada UMKM, Kamis (16/4).
Pembukaan resmi oleh perwakilan OJK dan dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang di wakili olehn Asisten II Provinsi Suawesi Utara.
Pada Sesi keynote speech mengenai arah kebijakan POJK 19/2025 dan peran strategis lembaga jasa keuangan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah Melalui Implementasi POJK 19 Tahun 2025 Tanggal 28 Agustus 2025 Tentang Kemudahan Akses Pembiayaan Kepada UMKM.
Selanjutnya Ddskusi panel dengan Narasumber dari OJK, perbankan, Pimpinan LKNB, dan Pemerintah Daerah membahas Strategi optimalisasi, termasuk digitalisasi layanan, inklusi keuangan, akses pembiayaan: mempermudah prosedur kredit/pembiayaan dengan skema sederhana, bunga kompetitif, Tata Kelola & Manajemen Risiko: Bank dan LKNB wajib menerapkan prinsip kehati-hatian, sistem monitoring, serta mitigasi risiko kredit UMKM dan Rencana Pembiayaan UMKM: Lembaga keuangan diwajibkan menyusun rencana tahunan pembiayaan UMKM sebagai bagian dari strategi bisnis.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudian Lasena, SE.M.Ec.Dev menyampaikan permintaan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Alsintan dalam forum Sosialisasi PJOK 19 2025 dihadapan kepala OJK Sulut dan pimpinan perbankan serta pimpinan LKNB.
“Alhamdulillah sudah ada sambutan yang sangat baik dari Beberapa Bank BUMN maupun BSG, segera akan di tindak lanjuti dengan pertemuan nanti yang akan di laksanakan di Kantor Bupati Bolaang Mongondow Utara,” kata Bupatii Boltara Dr Sirajudin Lasena.
Ia berharap dengan adanya KUR Alsintan ini dapat mengatasi permasalahan kekurangan Alsintan termasuk alat panen di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (*)
