BOLMUT,- Pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2014, akan menjadi hari bersejarah bagi seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Sebab, pada hari tersebut, seluruh masyarakat yang memiliki hak suara, akan memilih Presiden dan Wakil Presiden RI, anggota DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan anggota DPRD Kabupaten pada pemilu 6ang diagendakan rutin setiap 5 tahun sekali.

“Karena pemilu adalah proses demokrasi yang dilaksanakan rutin setiap 5 tahun, maka saya harapkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk memberikan hak suaranya pada 14 Februari nanti. Dan ingat, jangan sampai kita terkotak-kotak arena perbedaan pilihan pada pemilu nanti,” ujar Sirajudin Lasena, Penjabat Bupati Bolmut, Minggu (7/1).

Mendukung calon dalam pemilu kata Sirajudin adalah hal yang wajar. Namun, dukungan tersebut harus diberikan secara wajar, tak boleh ada fanatisme berlebihan yang dapat menimbulkan instabilitas Kamtibmas di daerah.

“14 Februari itu bukan akhir dari kehidupan kita, jadi mati kita sambut pesta rakyat tahun ini dengan riang gembira. Siapa yang dinilai baik, pantas dan layak untuk kita diitipkan amanah itu yang harus dipilih,” tegasnya.

Pemilu kali ini diharapkan Sirajudin, bisa terhindar dari praktek-praktek yang tak sehat dan tak mendidik, seperti membawa politik identitas atas nama agama, ataupun suku.

“Jangan ada kepentingan sesaat, kita harus berani menolak politik identitas yang membawa nama suku dan agama. Kita harus melangkah bersama mensukseskan pemilu untuk kemajuan negeri kita terutama di Bolaang Mongondow Utara,” ungkapnya. (*)