Gambar Tomohon

BOLTARA,– Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev menerima dan menyambut hangat kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH., MH., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Utara, Ny. Yulis Hendrik beserta rombongan.

Kunjungan kerja tersebut merupakan agenda perdananya di Boltara usai dilantik sebagai Kajati Sulut pada Oktober 2025 lalu. Dalam agenda kunjungannya kali ini, Kajati Sulut melaunching beberapa program prioritas Kejaksaan Negeri bekerja sama dengan Pemda Boltara.

Misalnya, dalam rangka penguatan kemandirian pangan, pengembangan industri kreatif, pengembangan sumber daya manusia, dan pemerataan ekonomi melalui ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. Diantaranya Jaksa Bina UMKM, Jaksa Jaga Tani, Jaksa Peduli Nelayan dan Pembudidaya Ikan.

Selain itu, juga di laksanakan penyerahan sertifikat dan buku saku kepada Duta Pelajar Adhyaksa, wisata budaya , peninjauan produk-produk UMKM, pelepasan bibit ikan air tawar dan air asin serta aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata pantai Batu Pinagut.

Bupati Boltara menyampaikan kunjungan kerja ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis bagi pemerintah daerah. Selain sebagai bagian dari agenda kelembagaan, kunjungan ini juga merupakan wujud nyata perhatian dan komitmen Kejati Sulut dalam melakukan pembinaan, penguatan koordinasi, serta pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan di daerah.

Pemda Boltara menyambut baik dilaksanakannya Launching Program Prioritas Kejari Boltara sebagai wujud sinergi konkret antara Kejaksaan dan Pemda. Selain itu, akan dilaksanakan pula penandatanganan Nota Kesepahaman terkait pelaksanaan Program Jaksa Bina UMKM, Jaksa Jaga Tani, serta Jaksa Peduli Nelayan dan Pembudidaya Ikan.

Program-program tersebut memiliki arti penting dan manfaat yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan hukum, perlindungan, serta penguatan kapasitas bagi pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pembudidaya ikan, sehingga mereka dapat menjalankan aktivitas usahanya secara aman, berkelanjutan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan.

Diharapkannya program-program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, tepat sasaran, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat budaya sadar hukum di daerah.

Turut hadir, para Asisten kejaksaan Tinggi Sulut beserta jajaran, Kajari Boltara, Wakapolres Boltara, Unsur Pimpinan DPRD Boltara, kepala Pertanahan, kepala Kemenhaj, Kakan Kemenag/mewakili, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK Boltara, ketua IAD Boltara, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, kepala Perbankan, para nelayan, kelompok tani, pelaku UMKM serta para siswa. (*)

Gambar Tomohon