MANADO,- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara mengambil langkah tegas terhadap salah satu pengurusnya, Yongky Sumual.
Yongky dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua (Waka) Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Kompetensi (OKK).
Keputusan tersebut diambil melalui Rapat Pleno Diperluas yang digelar di Kantor PWI Sulut, Jalan Sudirman, Manado, Rabu (15/7/2026).
Ketua PWI Sulawesi Utara, Sintya N.C. Bojoh, menegaskan, keputusan reposisi struktur organisasi ini dilakukan setelah melalui pembahasan mendalam.
Sintya menjelaskan jika sebelumnya Yongky Sumual, dinilai telah memanfaatkan jabatannya untuk melakukan tindakan yang merugikan organisasi.
“Keputusan ini diambil murni untuk menjaga marwah organisasi. PWI tidak dapat mentolerir tindakan yang mencederai nama baik serta merugikan organisasi,” tegas Sintya di sela rapat pleno.
Rapat pleno diperluas tersebut dipimpin langsung oleh Sintya Bojoh, didampingi Sekretaris Ardyson Kalumata.
Hadir pula sejumlah unsur penting organisasi, antara lain Wakil Dewan Kehormatan, Bendahara Deibby Malongkade, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, pengurus harian, serta para Ketua PWI kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Diketahui, persoalan ini pun telah dibahas dalam rapat pengurus harian yang kemudian merekomendasikan agar dibawa ke forum pleno diperluas untuk mendapatkan keputusan kolektif.
Dalam rapat tersebut, terdapat dua opsi yang dibahas, yakni reposisi jabatan atau penonaktifan dari kepengurusan.
Setelah melalui proses diskusi dan pertimbangan, forum akhirnya menyepakati opsi pertama, yaitu reposisi Yongky Sumual dari jabatannya sebagai Wakil Ketua OKK.
Sintya Bojoh menegaskan bahwa keputusan ini akan segera dilaporkan kepada Pengurus PWI Pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban struktural.
Ia juga menekankan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan internal organisasi agar tetap profesional, solid, dan berintegritas.
“Ke depan, PWI Sulut berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas wartawan di daerah,” pungkas jurnalis yang lama dikenal berkiprah di media tv nasional ini.
