Bitung,- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Yayasan Kasih Yang Utama (YKYU) bekerja sama dengan Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar Penguatan Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kegiatan yang dibuka oleh Gysje Pontororing dan dipandu Kepala UPTD PPA Provinsi Sulut Marsel Silom sebagai moderator tersebut, dilaksanakan di Kantor Walikota Bitung, Kamis (17/09/2026),

Pada kesempatan itu, Marsel menyampaikan, Gugus Tugas TPPO Provinsi Sulut saat ini sedang dalam proses revisi dan menunggu penandatanganan oleh Gubernur Sulut.

“Kegiatan ini, akan dilaporkan sebagai aksi nyata Gugus Tugas dalam memperkuat pencegahan dan penanganan TPPO,” ungkapnya.

Dikatakan, keterlibatan berbagai pihak mencerminkan pentingnya koordinasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, instansi di wilayah perbatasan dan pelabuhan, operator transportasi, serta masyarakat sipil.

“Mengingat, titik transit dan mobilitas masyarakat perlu mendapat perhatian dalam pencegahan TPPO,” tandasnya.

Sementara, ketua YKYU Winda Winowatan menegaskan pentingnya membangun kerja bersama berkelanjutan. “Yayasan Kasih Yang Utama, adalah bagian dari Gugus Tugas TPPO Provinsi Sulawesi Utara dan menjadi mitra pemerintah dalam pencegahan dan penanganan TPPO,” bebernya.

“Kita tidak bisa memberantas TPPO sendiri-sendiri, harus berkolaborasi,” ujar Winda Winowatan.

Ia juga mendorong supaya koordinasi melalui Gugus Tugas, dilakukan lebih rutin agar berbagai pihak dapat saling memperbarui  informasi, mengidentifikasi tantangan, dan memperkuat langkah pencegahan di lapangan.

“Semoga ke depan Gugus Tugas TPPO Provinsi Sulawesi Utara bisa lebih sering mengadakan rapat koordinasi,” pungkasnya.

Diketahui, tiga narasumber hadir, yakni Prijadi Santoso, Capt. Agustinus D. Mansamakae dari KSOP Kelas I Bitung, serta Winda Winowatan selaku Ketua YKYU sekaligus Sekretaris Jamas APO.

Materi yang disampaikan meliputi strategi pencegahan dan penanganan TPPO, pencegahan TPPO di Sulut, serta perspektif pelabuhan dalam upaya pencegahan.

Setelah sesi penguatan di Kantor Wali Kota Bitung, tim KemenPPPA bersama YKYU dan pihak terkait mengunjungi Pelabuhan Samudra Bitung untuk melihat pelaksanaan Transit Monitoring.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat mekanisme pencegahan TPPO pada titik transit sekaligus melihat secara langsung kolaborasi berbagai pihak dalam mengidentifikasi dan mencegah potensi tindak pidana perdagangan orang.

Tampal hadir, Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Pekerja dan TPPO KemenPPPA Prijadi Santoso dan Sekretaris Dinas PPPA Provinsi Sulut Gysje Pontororing.

Hadir juga, Kepala Dinas PPPA Kota Bitung Meiva Woran, perwakilan Polda Sulut, Polres Bitung, Polsek Pelabuhan Bitung, Polsek Bandara, BP3MI, Imigrasi, KSOP, Otoritas Bandara, Dinas PPPA, UPTD PPA, Pelindo, Pelni, Angkasa Pura, dan organisasi masyarakat.