TOMOHON, LiputanKawanua.com — Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak CA meminta masukan masyarakat dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2021 dalam konsultan pulblik pada Senin, (06/07/2020), melalui Video Conference.

Walikota dalam sambutannya melalui Sekretaris Kota Ir Harold V Lolowang MSc MTh mengatakan bahwa Konsultasi Publik merupakan salah satu bentuk upaya Pemerintah Kota Tomohon dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam hal penyusunan kebijakan daerah serta keterkaitan dengan penganggaran di daerah.

“Penyusunan KUA- PPAS berpedoman pada dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Tomohon tahun 2021 yang telah ditetapkan sebelumnya,’’ ujar Lolowang.

Pada kesempatan itu, Lolowang membeberkan isu strategis terkait pembangunan Kota Tomohon tahun 2021 yakni penguatan ketahanan ekonomi dan daya saing pasca pandemi Covid-19, penanggulangan kemiskinan, dan pemberdayaan sosial.

Dia melanjutkan beberapa isu pengembangan strategis seperti pengembangan pariwisata, infrastruktur, pengoptimalan ketersediaan sumber daya alam dan peningkatan pelayanan publik. “Ini akan menjadi acuan dalam pengambilan arah kebijakan daerah dan yang lainnya,” ungkap Lolowang.

Walikota Tomohon mengapresiasi masyarakat maupun elemen masyarakat yang turut berpartisipasi dalam konsultasi publik tersebut. ‘’Kota Tomohon bukan hanya milik pemerintah tapi seluruh masyarakat, maka dari itu dalam penyusunan kita tentu butuh masukan dari masyarakat sehingga pembangunan daerah yang kita cintai ini menjadi tanggung jawab bersama,’’ tukas Eman.

Diketahui pemateri dalam konsultasi publik ini  yakni Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara Ir Jenny Karouw MSi. Diikuti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon Djemmy J Sundah SE, jajaran Pemerintah Kota Tomohon serta tokoh-tokoh masyarakat.

RedaksiLK