BOLMUT,- Hujan deras dan angin kencang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Utara selama 3 hari terakhir. Warga pun diminta waspada, sebab bencana yang dapat merenggut korban seperti banjir, tanah, longsor, dan pohon tumbang dapat terjadi kapan saja.

“Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk waspada terhadap bencana yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu, sebab dapat mengancam keselamatan. Apakah itu bencana tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang,” kata Sirajudin Lasena, Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara, Senin (12/2).

Masyarakat yang berada di daerah rawan bencana, seperti bantaran sungai dan bukit-bukit, diminta Sirajudin untuk memantau keadaan sekitar. Jika dirasa mengancam keselamatan jiwa, agar segera mencari tempat aman untuk sementara waktu.

“Pemerintah daerah terus memantau kondisi masyarakat. Semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan penyelamatan jika terjadi bencana, sudah disiapkan,” tegasnya.

Kepada seluruh camat dan Sangadi, Sirajudin meminta untuk memantau wilayah masing-masing, agar dampak dari bencana jika terjadi dapat diminimalisir.

“Camat dan Sangadi harus pro aktif memantau keadaan masyarakat, agar keselamatan mereka semuanya dapat terjamin,” tuturnya.

Untuk masyarakat yang berprofesi sebagai Nelayan, diharapkan Sirajudin untuk waspada juga. Jika terpantau keadaan dilaut tak bersahabat, maka baiknya untuk tidak melaut. “Utamakan keselamatan selalu,” ungkapnya.

Terpantau hingga Pukul 09.44 Wita, hujan deras masih mengguyur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. (*)