BOLMUT,- Hujan deras masih berpotensi untuk mengguyur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kondisi tersebut membuat bencana baik tanah longsor maupun banjir masih berpeluang melanda daerah dan mengancam keselamatan masyarakat.

Pantauan Liputan Kawanua, hujan gerimis masih mengguyur, dan awan pekat hitam masih menyelimuti langit hingga Kamis (7/3) siang.

Akibat belum stabilnya cuaca, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada. Sebab, bencana masih mungkin terjadi di daerah ini. “Saya berharap masyarakat untuk tetap waspada. Melihat cuaca yang masih berpotensi hujan, maka masih mungkin untuk terjadinya bencana baik tanah longsor, banjir hingga pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” kata Sirajudin Lasena, Penjabat Bupati Bolmut.

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara sebulan terakhir, sempat beberapa kali dilanda bencana, seperti banjir yang menggenangi ratusan rumah di Desa Sonuo, Ollot dan Jambu Sarang Kecamatan Bolangitang Barat pada 13 Februari 2014.

Ada juga banjir bandang yang menerjang Desa Inomunga pada 29 Februari lalu. Puluhan rumah terendam banjir, mengakibatkan sebagian besar barang terendam dan dipenuhi lumpur.

Bencana terakhir terjadi beberapa jam lalu. Akibat hujan deras, terjadi longsor dan jalan amblas di Desa Tanjung Sidupa, Kecamatan Pinogaluman mengakibatkan akses masyarakat menjadi terhambat. Sebab, jalan tersebut menjadi satu-satunya penghubung ke daerah lain.

Sirajudin meminta kepada masyarakat yang berada di area rawan bencana seperti bantaran sungai, tebing dan area lainnya untuk memantau situasi dengan teliti. Jika dirasa membahayakan, maka segera mengungsi ke tempat lebih aman. “Jika terjadi bencana, segera informasi ke pemerintah disemua tingkatan, untuk mendapat penanganan secara cepat dan tepat demi menjamin keselamatan masyarakat,” katanya.

Khusus nelayan yang melaut, diharapkan Sirajudin untuk melihat kondisi cuaca. Jika masih laut bergelombang, dan disertai angin kencang maka baiknya untuk tidak memaksakan diri melaut. “Ingat, utamakan keselamatan, sebab saat ini gelombang tinggi dan angin kencang masih terjadi di laut Bolmut. Keluarga selalu menanti di rumah, jadi jika cuaca tak bersahabat jangan memaksakan diri untuk melaut,” tegasnya. (*)