BOLTARA,–Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara Moh Aditya Pontoh, S.IP., menghadiri kegiatan Komunikasi Eksekutif Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada pemerintah daerah se-Provinsi Sulawesi Utara di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Selasa (21/4).
Kegiatan yang digelar oleh Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E.,.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Utara menekankan bahwa pengawasan bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan pilar utama keberhasilan pembangunan daerah.
Adapun poin-poin strategis arahan Gubernur, diantaranya:
- Transformasi APIP. APIP harus bertransformasi menjadi Early Warning System (deteksi dini potensi penyimpangan) dan Trusted Advisor (penasihat terpercaya) bagi perangkat daerah.
- Zero Tolerance terhadap Korupsi. Integritas adalah harga mati. Tidak ada kompromi bagi siapa pun yang bermain-main dengan uang rakyat.
- Value for Money. Setiap rupiah dalam APBD harus dikelola secara ekonomis, efisien, dan efektif karena itu adalah amanah dari rakyat.
- Digitalisasi Pengawasan. Mendorong penerapan sistem Continuous Auditing and Continuous Monitoring (CACM) untuk pengawasan yang lebih transparan dan terintegrasi.
Turut hadir Kepala BPKP Sulawesi Utara Heru Setiawan, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para Inspektur Daerah kabupaten/kota. (*)
