Langowan,- Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa sukses digelar. Pesta Rakyat delapan tahunan itu berjalan lancar tahap pertahap.
Padahal diketahui, momen pilhut sebelumnya diwarnai dengan kasus menonjol terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kapolsek Langowan Barat, IPDA Andrew Nelwan SH, kepada wartawan mengatakan, Pilhut di wilayah hukumnya ada 9 Desa.
“Puji Tuhan, semua berjalan lancar tanpa ada kejadian yang mengganggu pesta demokrasi tersebut,” beber mantan Kapolsek Tomohon Utara itu.

Ia pun menyampaikan teruma kasi kepada seluruh masyarakat Kecamatan Langowan Barat, yang sudah bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan selama Pilhut berlangsung.
“Tentu, masyarakat di wilayah ini semakin dewasa dalam menyikapi momen demokrasi seperti Pilhut ini. Artinya tidak terpengaruh untuk melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya Pilhut. Ini patut dipuji,” ucapnya.
IPDA Andrew Nelwan pun berharap, di momen-momen serupa yang akan digelar ke depan, masyarakat bisa terus menjaga Kamtibmas di wilayahnya.
“Banyak terimakasih untuk masyarakat Langowan Barat. Dan banyak selamat untuk para Hukum Tua terpilih,” pungkas Andrew yang diketahui juga adalah mantan Penatua Pemuda GMIM, Jemaat Immanuel Walian, Wilayah Tomohon Tiga.

Terkait itu, Ino Toar, tokoh masyarakat Desa Lowian menyampaikan terima kasih ke pihak Kepolisian yang sudah menjalankan tugas dengan baik selama proses Pilhut di Langowan Barat.
“Sebagai masyarakat, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Kapolsek bersama jajaran. Yang sudah bekerja keras, menguras tenaga dan pikiran untuk Pilhut yang aman,” beber Ino.
Diketahui, pada tahapan Pilhut di Kecamatan Langowan Barat, salah satu desa sempat diwarnai keributan, hingga viral di media sosial.
Warga, yang diketahui salah satu pendukung calon Hukum Tua menabur garam di TPS. Warga menduga ada kecurangan lewat ilmu hitam. Namun, kejadian itu bisa diantisipasi dan tidak meluas.
