Tomohon

Anggaran Penanganan Covid-19 di Kota Tomohon Diawasi Secara Ketat

Anggaran Penanganan Covid 19 di Kota Tomohon Diawasi Secara Ketat 01
Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE.Ak CA.

TOMOHON, LiputanKawanua.com – Penggunaan dana yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 di Kota Tomohon senilai 48 M, yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dan pergeseran kegiatan APBD 2020 saat ini sementara diawasi ketat.

Pengawasan tersebut dilakukan oleh Inspektorat, unsur Forkopimda, BPKP Perwakilan Sulawesi Utara, dan DPRD Kota Tomohon.

Sebelumnya, buku APBD telah diserahkan kepada Pimpinan DPRD pada tanggal 18 Mei 2020, sesuai dengan ketentuan dalam SKB Dua Menteri, Mendagri dan Menkeu, No. 119/28/3/SJ dan No. 177/KMK/07/2020 tentang Percepatan dan Penyesuaian Dalam Rangka Penanganan Covid-19 Serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

Sekretaris Daerah, Ir Harold Lolowang M.Sc mengatakan, penyerahan telah dilaksanakan dua kali rapat pembahasan TAPD bersama dengan Banggar. “Rapat pembahasan terakhir TAPD dengan Banggar termasuk Pimpinan Dewan pada tanggal 4 Juni 2020 lalu,” ungkapnya.

Sementara, Kaban Keuangan, Bpk. Drs. Gerardus Mogi menjelaskan, sampai sejauh ini anggaran 48 M tersebut belum terserap secara keseluruhan. “Yang terserap sejauh ini sebagian besar baru bersumber dari anggaran pergeseran kegiatan yaitu Dana Insentif Daerah (DID). Itu memang bisa dibelanjakan untuk penanganan Covid-19 dan yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) belum terserap,” bebernya.

Dijelaskan, penggunaan anggaran antara lain meliputi bantuan sembako tahap I dan II, penanganan Covid-19 pada Dinkes dan Rumah-rumah sakit, operasional pemakaman Covid-19. “Di dalamnya ada santunan duka bagi ahli waris pasien yang meninggal dan dimakamkan sesuai protokol Covid-19 sebesar 6 juta rupiah,” tandasnya.

Di sisi lain, Walikota Tomohon Jimmy F. Eman SE.Ak CA mengungkapkan, pihaknya sampai sejauh ini dalam setiap penggunaan anggaran didampingi dan diawasi ketat oleh Inspektorat, unsur Forkopimda, BPKP Perwakilan Sulawesi Utara, dan DPRD Kota Tomohon.

“Semuanya diawasi, termasuk di dalamnya SOP penyaluran bantuan sembako pada tahap I dan II yang sudah tersalur semuanya, mulai dari teknis pengukuran sampai dengan data penerima dan teknis penyaluran,” tukas Walikota yang berhasil membawa Pemkot Tomohon meraih 7 kali WTP.

Penulis: Terry Wagiu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

To Top