banner 728x90

Siap ke Tingkat Nasional, Tim Ki Hajar SD Katolik 4 DoBos Bitung Presentasi ke Walikota

Siap ke Tingkat Nasional, Tim Ki Hajar SD Katolik 4 DoBos Bitung Presentasi ke Walikota
Siap ke Tingkat Nasional, Tim Ki Hajar SD Katolik 4 DoBos Bitung Presentasi ke Walikota

BITUNG, – Tim Kita Harus Belajar (Ki Hajar) SD Katolik 4 Don Bosco (DoBos) Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) sepertinya sudah sangat siap untuk berkompetisi di tingkat Nasional.

Betapa tidak, usai ditetapkan sebagai Juara 1 di tingkat Provinsi saat melewati seleksi akademik yakni tahapan basic dan intermediatte, Tim Ki Hajar SD Katolik 4 DoBos menunjukan kesiapannya kepada Walikota Bitung Maurits Mantiri, Senin (6/9/2021).

Tiga siswa yakni, Michele Aurora Kalangi, Calvin G Tanos dan Darren Wu, yang masuk dalam Tim Ki Hajar utusan Kota Bitung mempresentasikan soal alat sensor pencuci tangan tanpa menyentuh keran air ketika Maurits Mantiri mendatangi SD Katolik 4 Don Bosco.

Siswa/i terbaik SD Katolik 4 Don Bosco tersebut nampak jelas mempresentasikan bagaimana mereka berinovasi, dan siap untuk meraih juara di tingkat Nasional kepada orang Nomor Satu di Kota berjuluk Cakalang tersebut.

Usai presentasi, Walikota Maurits Mantiri didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Julius Ondang dan Kepala Dinas Perpustakaan, Eugenia Mantiri mengungkapkan rasa kagum dengan inovasi siswa/i SD Katolik Don Bosco.

Menurut Maurits, apa yang dilakukan ketiga siswa/i tersebut patut diapresiasi. Ini, kata dia, harus didukung apalagi sampai berani ikut ajang KI Hajar mewakili Sulawesi Utara di tingkat Nasional.

“Atasan nama pemerintah dan masyarakat, kami menyampaikan terimakasih kepada guru dan orang tua yang telah mensuport Michelle bersama teman-temannya untuk berinovasi,” ucap Maurits.

Dia (Walikota) meminta agar pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk terus memantau perkembangan ketiga siswa/i SD Katolik Don Bosco itu.

“Inovasi dari anak-anak seperti ini yang harus kita pupuk hingga tumbuh dan mereka juga merasa diperhatikan sehingga tidak mematikan kreatifitas untuk menciptakan sesuatu,” katanya.

Dijelaskan, meski alat sensor yang dibuat ketiga siswa/i SD Katolik Don Bosco bukanlah hal yang baru, tapi tetap harus disupport agar nanti mereka terpacu untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar. “Ini sangat membanggakan dan harus terus disuport agar anak-anak kita berani berinovasi,” tukasnya.

Sementara, Josef G Sewow S.Pd Kepala Sekolah (Kepsek) SD Katolik 4 Don Bosco didampingi Guru pendamping Tim Ki Hajar, Sendy Lasut S.Pd menyampaikan terima kasih atas support Walikota Bitung.

“Menyaksikan langsung inovasi anak-anak didik kami di SD Katolik 4 Don Bosco adalah bentuk perhatian khusus oleh Pak Walikota terhadap dunia pendidikan di Kota Bitung,” ucap Josef.

Gairah mendidik pihaknya berserta guru-guru di SD Katolik 4 Don Bosco, kata dia, bertambah atas dukungan Walikota. “Tentunya, support dari pak Walikota beserta jajaran, Kadis Dikda Julius Ondang dan Kadis Perpustakaan Eugenia Mantiri yang menyaksikan langsung tidak akan kami sia-siakan,” tuturnya.

“Kami akan memberikan yang terbaik di ajang Ki Hajar tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 hingga 16 September nanti,” tukas Sewow.

Diketahui, SD Katolik 4 Don Bosco Kota Bitung sejak 2016-2021 selalu mendapat peringkat yang baik dalam Kuis Ki Hajar Tingkat Nasional. Pada tahun 2016 Clay Tumbelaka (Juara 1 Provinsi) utusan ke tingkat nasional, 2017 Juara 1 Provinsi Sidney Karundeng (Juara 3 Nasional 2017), Juara 2 tingkat Provinsi Chelsea Angwen Balo, 2018 juara 2 Provinsi Sulut Thessalonica Keyko Supit, 2019 Juara 1 Provinsi Renata Sipayung (utusan ke tingkat nasional), 2020 Juara 1 Provinsi Renata Sipayung
Juara 2 Provinsi Michele Aurora Kalangi, 2021 Tim SD Katolik 4 Don Bosco peringkat 1 Sulut (Michele Aurora Kalangi, Calvin Tanos, dan Darren Wu).***