MINAHASA – DPRD Kabupaten Minahasa melaksanakan penutupan masa persidangan Ketiga dan pembukaan masa persidangan pertama Tahun 2023 di Gedung Manguni, sebut kantor Dewan Minahasa, Senin (4/9/2023) sore tadi.

Sidang paripurna tersebut juga dilakukan pembicaraan tingkat I Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah dan penyampaian rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Angggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Minahasa T/A 2023.

Rapat Paripurna ini di pimpin Ketua DPRD Glady P.E Kandouw, SE di dampingi Wakil Denny Kalangi bersama seluruh anggota dewan.

Dikatakan Glady Kandouw, sidang Paripurna ini dalam rangka penutupan masa persidangan ketiga dan pembukaan masa persidangan pertama Bulan September Tahun 2023.

“Untuk itu, saya menanyakan kepada semua yang hadir apakah Sidang Paripurna DPRD Minahasa ini bisa dilanjutkan. Pada saat disetujui, rapat akan lanjutkan kembali sambil memberikan kesempatan pada Bupati Minahasa untuk menyampaikan sambutannya,” ungkapnya saat itu.

Bupati ROR, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD, karena dengan kesepakatan bersama, eksekutif dan legislatif nantinya bersama-sama saling memberikan dukungan dan kontribusi sesuai dengan kewenangannya, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga kepada evaluasi.

“Untuk itu, pada kesempatan ini saya menyampaikan uraian tentang hal-hal yang melatarbelakangi perubahan KUA-PPAS, sesuai Pasal 161 PP no 21 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, dimana perubahan APBD dapat dilakukan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukam pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja seeta jeadaan yang menyebabkan Silpa Tahun anggaran sebelumn6a harus digunakan dalam tahun berjalan serta keadaan darurat atau keadaan luar biasa,” ungkapnya.

Bupati ROR kemudian menjelaskan secara umum rencana perubahan KUA-PPAS Tahun 2023 dari pendapatan daerah yang dianggarka sampai pada pendapat dan penyertaan modal daerah serta pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, kami perlu informasikan dua penghargaan yang baru saja diterima Kabupaten Minahasa , yakni penghargaan Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (RI). Selanjutnya menerima penghargaan TPID Award Terbaik antar Kabupaten Kota Se-Sulawesi, yang diserahkan langsung oleh Presiden RI.

“Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang sangat berbagaia ini, semoga Tuhan yang Maha kuasa akan menyertai dan memberkati segala kerja dan bakti kita yang dilandasi dengan ketulusan untuk kesejahteraan masyarakat Minahasa,” ujarnya.

“Harapan saya semoga rancangan perubahan KUA-PPAS Kabupaten Minahasa tahun anggaran 2023 ini dapat dibahas dan disepakati,” tutupnya