TOMOHON,– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tomohon ke-23, Selasa (27/1/2026), di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kota Tomohon.
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos, didampingi Wakil Ketua DPRD Donald Pondaag dan Wakil Ketua DPRD Jeffri Hany Polii, SIK, serta dihadiri seluruh anggota DPRD Kota Tomohon.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD menyampaikan, momentum Hari Jadi Kota Tomohon merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah sejak resmi menjadi kota otonom.
Ia menjelaskan, Kota Tomohon merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Minahasa yang ditetapkan melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kota Tomohon di Provinsi Sulawesi Utara.

Seiring perjalanan waktu, berbagai kemajuan pembangunan telah dirasakan masyarakat di berbagai sektor. Kota Tomohon dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama di bidang pariwisata, pertanian, serta potensi sumber daya manusia yang terus meningkat.
Ketua DPRD juga mengungkapkan, nama Tomohon telah lama dikenal dalam catatan sejarah. Hal tersebut salah satunya tercatat dalam tulisan etnografis Pendeta Nicolaas Graafland yang pada tahun 1864 menuliskan tentang sebuah negeri bernama Tomohon yang pernah dikunjunginya sekitar tahun 1850.

Menurutnya, proses terbentuknya Kota Tomohon tidak terlepas dari aspirasi masyarakat yang pada awal tahun 2000-an menginginkan adanya pemekaran wilayah guna meningkatkan pelayanan publik serta mempercepat pembangunan daerah.
Aspirasi tersebut kemudian melalui berbagai tahapan dan pembahasan hingga akhirnya mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa, DPRD Minahasa, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebelum akhirnya ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Pada peringatan Hari Jadi ke-23 tahun ini, Kota Tomohon mengusung tema “Kota Tomohon Bertransformasi, Berwawasan Lingkungan dan Berdaya Saing.” Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk terus melakukan perubahan menuju pembangunan yang lebih maju, berkelanjutan, serta mampu bersaing di berbagai sektor.
DPRD Kota Tomohon sebagai mitra kerja pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon yang dipimpin Wali Kota Caroll Joram Azarias Senduk, SH dan Wakil Wali Kota Sendy Gladys Adolfina Rumajar, SE., M.I.Kom atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih.
Menurut Ketua DPRD, berbagai penghargaan yang diterima pemerintah daerah merupakan bukti nyata kerja keras dan sinergi antara pemerintah, DPRD, serta seluruh masyarakat Kota Tomohon.
“Capaian yang diraih merupakan anugerah Tuhan dan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kota Tomohon yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Sebagai bentuk ungkapan syukur atas perjalanan Kota Tomohon yang kini memasuki usia ke-23 tahun, doa bersama juga dipanjatkan oleh perwakilan agama di Kota Tomohon, yakni dari Kristen Protestan, Katolik, Islam dan Buddha.
Melalui momentum peringatan Hari Jadi Kota Tomohon ke-23 ini, DPRD berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kepala daerah serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan BUMN dan BUMD, serta insan pers.
