BOLTARA,– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Dialog Budaya dan Sejarah Lokal bertema “Local Heritage, Digital Generation: Menguatkan Identitas Budaya melalui Literasi Digital” di Coconut Beach Resto, Kamis (29/10).
Kegiatan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Fadly T. Usup, S.E., M.M mewakili Plt Bupati Moh Aditya Pontoh SIP.
Fadli menegaskan dialog tersebut penting sebagai wadah menggali nilai luhur dan memperkuat identitas daerah. Sebagai wilayah eks swapraja, Boltara memiliki kekayaan budaya tak ternilai yang harus dihidupkan dan diwariskan, bukan hanya dikenang secara seremonial.
Fadly menilai tema tersebut sangat relevan. Teknologi digital harus dimanfaatkan untuk mendokumentasikan sejarah, merekam tradisi lisan, dan mempromosikan budaya Boltara dengan prinsip Local Heritage, Global Reach. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi menjadi pelaku utama pelestarian melalui konten kreatif.
Ia menekankan 4 hal yakni memperkuat dokumentasi budaya, libatkan generasi muda, tingkatkan literasi digital, dan bangun kolaborasi berkelanjutan.
Turut hadir: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, para narasumber, OPD terkait, Camat /mewakili, tokoh adat, budayawan, sejarawan, dan perwakilan pelajar/mahasiswa.
