Gambar Tomohon

BOLTARA,– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dibawah pimpinan Bupati Dr Sirajudin Lasena SE MEc Dev dan Wakil Bupati Moh Aditya Pontoh SIP melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Boroko, Rabu (3/6).

Sidak dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan aman dan lancar kepada masyarakat.

Selang 4 hari terakhir, pengisian BBM khususnya jenis Pertalite di SPBU Boroko terpantau terjadi antrian kendaraan cukup panjang baik roda dua maupun empat dalam mengisi BBM. Hal ini memicu respon cepat pemerintah daerah untuk bertindak, agar distribusi BBM tidak langka dan cepat.

“Khusus distribusi BBM jenis Pertalite, memang baru kali ini terjadi antrian kendaraan cukup panjang selama beberapa hari, makanya Pak Bupati langsung memerintahkan tim untuk melakukan sidak ke SPBU dan sejumlah titik lainnya guna memastikan distribusi BBM tetap aman danlancar di daerah,” kata Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M.

Ditingkat pengecer sendiri, harga Pertalite dijual dengan harga bervariasi per botol/liternya. Jika sebelumnya harga per botol Rp 12.000 Ribu, kini ada yang menjual Rp 13 Ribu di seputaran Boroko, bahkan di wilayah Binjeita, Kecamatan Bolangitang Timur, harga Pertalite mencapai Rp 25 Ribu per botol.

“Pemerintah daerah akan menelusuri dari mana pasokan minyak ke pengecer hingga mereka bisa menjual dengan harga seperti itu. Sebab, jika dibiarkan terus ini bisa memicu kelangkaan BBM dan melonjaknya harga yang bisa berdampak negatif untuk masyarakat,” kata Mutoh.

Pada sidak tersebut, pengawas SPBU Boroko menginformasikan bahwa distribusi BBM berjalan lancar dan stok minyak khususnya Pertalite tersedia. Perhati stok Pertalite di SPBU Boroko sebanyak 24 Ribu liter, sedangkan Solar sebanyak 16 Ribu liter. “Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar, karena stok BBM tersedia disini,” kata seorang petugas SPBU Boroko ketika berdialog dengan Asisten 2 Pemda Boltara.

Antrian panjang kendaraan khususnya yang mengisi Pertalite terjadi selang 4 hari terakhir, karena terinformasi depot BBM di wilayah Kecamatan Bolangitang hingga Bintauna mengalami kekosongan sehingga banyak kendaraan dari wilayah tersebut yang datang mengisi BBM di SPBU Boroko.

Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M mengatakan, pemerintah akan terus memantau distribusi BBM, dan akan segera mencari solusi serta melakukan penindakan jika terjadi kecurangan dalam distribusi BBM.

Sidak kali ini melibatkan jajaran Polres Bolaang Mongondow Utara, Sat Pol PP, Kepala Dinas Kominfo Boltara Sriwahyuni Pontoh SSos, Kepala PTSP Boltara Sisca Babay, Kepala Bagian Ekonomi Pemda Boltara Mashita Humokor. (*)

Gambar Tomohon