Manado

Sukses Digelar, Pentas Produksi ‘Pingkan-Matindas’ Menuai Banyak Pujian

Pegelaran produksi theater “Pingkan-Matindas” karya Achi Breyvi Talanggai sukses digelar. Bertempat di ex Kantor DPRD Sulawesi Utara (Sulut). Sesuai protab kesehatan Covid-19

Aktor Pingkan dan Matindas dalam pentas produksi ISBIMA

MANADO, LiputanKawanua.com — Pegelaran produksi teater ‘Pingkan-Matindas’ karya Achi Breyvi Talanggai sukses digelar. Bertempat di Gedung ex DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Koni Sario, Manado, pada Jumat, (30/10/2020), secara langsung maupun daring sesuai peraturan pemerintah tentang protokol kesehatan Covid-19.

Dalam masa pelatihan selebihnya Tiga Bulan menurut Achi sempat terhalang dari beberapa kendala. “Ya, kendalah yang sering ditemui seperti waktu dari pemain, dan juga ada beberapa pemain yang baru pertama kali pentas dan harus menyesuaikan dengan para senior,” jelas Achi kepada wartawan media ini.

Akan tetapi kendala tak melebihi semangat dari para pemain maupun sutradara pementasan itu sendiri, sehingga pementasan produksi tersebut berjalan dengan baik dan berhasil merangkul ribuan penonton secara daring, dan menampung sekiranya puluhan penonton secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pementasan itu pun menuai banyak pujian dari para penikmat maupun penggiat Seni Sulut. Rasa haru bercampur emosi memadati pementasan itu, nampak beberapa penonton terlihat menangis, tertawa, bahkan emosi saat para aktor terbaik Sulawesi Utara memainkan Naskah berisi Sejarah Minahasa tersebut.

Keyzia Rantung salah satu aktris utama yang berperan sebagai ‘Pingkan’ pun mengatakan bahwa dirinya begitu senang dengan pementasan yang berlangsung kurang lebih lima jam itu. “Sangat puas, dan tak sabar ingin pentas lagi,” ucapnya.

Begitupula dengan Marcelino Silouw yang juga aktor utama berperan sebagai ‘Matindas’ berharap agar dalam pementasan yang diperankannya itu dapat menjadi pelajaran yang baik bagi masyarakat untuk mengetahui cerita sejarah perjuangan dari para pejuang Minahasa.

Pentas tersebut diikuti oleh berbagai pegiat seni Sulut, mulai dari Manado, Tomohon, dan Minahasa. Sampai saat berita ini dinaikan, pementasan itu masih akan dipentaskan kembali, yakni pada sore nanti, Sabtu 31 Oktober 2020, pukul 18:00 wita, di tempat dan lokasi yang sama.

Diketahui pentas produksi ‘Pingkan-Matindas’ adalah produksi ke Tiga dari Institut Seni Budaya Independen Manado (ISBIMA) yang dipimpin oleh Achi Breyvi Talanggai. Sebelumnya ISBIMA berhasil mementaskan pentas produksi berjudul ‘Republik Bakusedu’ pada 2019 lalu. ****

RedaksiLK

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top