Pelaksanaan Upacara di Kecamatan Tomohon Tengah.

TOMOHON, liputankawanua.com — Ada yang berbeda dengan peringatan HUT Kota Tomohon ke 17 di Tahun 2020 ini. Pasalnya, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon, serentak melaksanakan Upacara di 5 Kecamatan, yang biasanya hanya difokuskan di satu titik.

Upacara di 5 Kecamatan tersebut bersamaan dengan Upacara Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (3) Nasional, pada Tanggal 12 Januari – 12 Februari 2020. Dengan Inspektur Upacara (Irup) Camat di wilayah masing-masing yang juga membacakan sambutan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE.Ak CA pada Hari Jadi Kota Tomohon ke-17.

Tomohon Tengah, dilaksanakan di lapangan SD Katolik Santa Clara Tomohon, Inspektur Upacara Camat Tomohon Tengah Edvin M. J. Joseph SSTP M.Si. Kecamatan Tomohon Timur bertempat di Puncak Rurukan dengan Inspektur Camat, Klaudius A Kalesaran SH. Kecamatan Tomohon Selatan bertempat di Lapangan Kelurahan Tumatangtang, Inspektur Camat Stenly C Mokorimban SH. Kecamatan Tomohon Barat bertempat di Lapangan kompleks Kantor Kecamatan dengan Inspektur Camat John Gigir S.Pd M.Pd dan Kecamatan Tomohon Utara Inspektur, Ir Martine I Mamesah M.Si, digelar di lapangan Kelurahan Wailan, Senin (27/1) 2020.

Di setiap upacara dihadiri para Ketua dan Anggota DPRD pejabat ASN dan tenaga kontrak, perwakilan sekolah, tim tarian kabasaran yang berdomisili di wilayah tersebut, bersama tokoh masyarakat dan Tokoh agama serta Karang Taruna serta masyarakat umum.

Di Tomohon Tengah dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. Harold V. Lolowang, M.Si, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon, Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Danramil Tomohon, Kapolsek, Para Lurah, Perangkat dan Linmas serta masyarakat umum.

Sambutan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE.Ak CA, saat dibacakan oleh 5 Camat yang menjadi Irup mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Tomohon menyampaikan selamat hari jadi ke- 17 kepada seluruh masyarakat, Dirgahayu Kota Tomohon ke 17.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu yang pernah memimpin Kota Tomohon, para sesepuh, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, dan seluruh masyarakat yang telah mewarnai perubahan Kota Tomohon,” ungkap Eman.

Peringatan 17 tahun Kota Tomohon, lankut Eman, harus dimaknai sebagai sarana mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan manusia dan lingkungannya dengan memanfaatkan daya pikir yang lebih maju, sesuai tema peringatan hari jadi Kota Tomohon tahun ini yakni, Kompak dan Tangguh adalah kita, bersama kita wujudkan Tomohon kota wisata Dunia. “Selamat merayakan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2020 yang bertema Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi,” ujarnya.

Upacara ini, kata dia, dilaksanakan di masing-masing Kecamatan agar seluruh komponen masyarakat terlibat dan merayakan kemeriahan HUT Kota secara bersama-sama. “Karena, Kota Tomohon adalah milik kita semua ,” kata Walikota 2 periode itu.

Peringatan hari bersejarah ini, lanjut dia, menjadi momentum evaluasi terhadap apa yang telah kita sumbangkan untuk Kota Tomohon, khususnya dalam mendorong terciptanya peradaban yang lebih maju, adil dan berkarakter. “Tujuh belas Tahun perjalanan yang dilalui Kota Tomohon, tentunya telah mengalami berbagai perubahan yang signifikan dari berbagai aspek sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan, dan tentunya telah banyak juga prestasi yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya,” bebernya.

Kemajuan dalam berbagai aspek, menurutnya, sangat nampak seperti infrastruktur, perekonomian, pendidikan, sosial budaya, serta berbagai aspek lainnya. “Berbagai perubahan ini tentu menjadikan Tomohon sebagai tempat yang nyaman bagi sistem kehidupan, sekaligus memberi dampak manfaat besar terhadap peningkatan kesejahteraan warga masyarakat dalam jangka panjang,” jelasnya.

“Saya berharap, peringatan Hari Jadi ke-17 Kota Tomohon menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan, berubah untuk menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik, mandiri, bahagia dan sejahtera,” ucapnya.

Semoga, lanjut dia, karya- karya indah ini menjadi motivasi dan tanda mata bagi generasi saat ini dan bagi generasi mendatang. “Kami berkomitmen untuk merampungkan program dedicate EMAS (e-government, merubah wajah kota, akselerasi pembangunan dan smart city) melalui Mall Pusat Pelayanan Publik ‘smart city’, infrastruktur merata dan memadai serta sistem pemerintahan yang berbasis e-government,” terangnya.

Ditambahka, pada Tahun 2020 ini, Kota Tomohon akan menggelar kejuaraan Open Tournament Kajati Sulut Cup Ke-II tahun 2020 pada bulan februari, Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) bulan Agustus, pilkada langsung Gubernur, Wakil Gubernur Sulawesi Utara dan Walikota, Wakil Walikota Tomohon serta tuan rumah penyelenggara HUT Pekabaran Injil Ke 189 bulan juni dan HUT GMIM Bersinode Ke 86 pada bulan september nanti. “Kiranya seluruh komponen masyarakat Kota Tomohon dapat mendukung dan mensukseskan agenda-agenda ini. Tentu dengan menjaga keamanan, kebersihan, keindahan dan ketertiban dalam hidup bermasyarakat,” ajak Eman.

“Kita memiliki fondasi dan tradisi budaya yang kuat untuk semakin mengukuhkan Kota Tomohon sebagai kota pariwisata yang kreatif, kota yang menginspirasi, kota yang bisa melindungi warganya, serta kota yang memberi manfaat bagi warga daerah sekitar dan bangsa Indonesia pada umumnya,” ungkap Walikota murah senyum itu.

Dia juga berharap, peringatan HUT Ke-17 Kota Tomohon menjadi titik tolak lahirnya budaya perubahan. “Berubah untuk menjadi lebih baik dan menjadi yang terbaik, mandiri, bahagia dan sejahtera, dengan membangun kota yang meninggikan Tuhan melalui kecerdasan, kebaikan, kreativitas, dan budi pekerti yang baik, sehingga pertumbuhan fisik, sosial budaya, ekonomi, dan lingkungan berjalan paralel dengan pelestarian dan keseimbangan sistem kehidupan,” tukas Eman.

Editor: Terry Wagiu