TOMOHON, liputankawanua.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melaksanakan Ibadah syukur 4 tahun kepemimpinan Walikota Tomohon, Jimmy F Eman SE.Ak CA (JFE) dan Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan (SAS), di Anugerah Hall Tomohon, Kamis (20/2/20).

Dalam suasana yang berlangsung spesial tersebut, JFE didampingi SAS mengatakan, empat tahun kepemimpinan, sebagai Walikota dan Wakil Walikota merupakan berkat Tuhan yang harus dijawab dengan komitmen iman untuk terus berkarya bagi masyarakat. “Semua hasil capaian yang diperoleh hingga kini tentu adalah atas dukungan segenap komponen jajaran Pemkot dan masyarakat Kota Tomohon, disisi lain tentu masih ada program yang harus dibenahi, serta pekerjaan yang harus dikerjakan dan dilanjutkan,” ucap Eman.

“Saya bersama Wakil Walikota menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terus mendukung, memotivasi kami sehingga selama empat tahun kepemimpinan ini berjalan dengan baik, kiranya Kota Tomohon terus diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa,” tukas Eman.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tomohon melaunching The Acceleration Of Tomohon Smart City atau Akselerasi/Percepatan Tomohon Smart City, yang didalamnya launching Buletin Smart City Tomohonku, launching Layanan Informasi Publik Digital LKBN Antara, launching Aplikasi Qlue, launching Aplikasi Social Media Analytic Telkom, launching Aplikasi Digital Learning Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, dan launching Aplikasi E-Dukcapil Simaskot Pelangi (Sistem Informasi Masyarakat Kota Tomohon Pelayanan Langsung Jadi).

Launching ditandai dengan pemukulan tetengkoren, dilanjutkan dengan penyerahan dari Pemerintah Kota Tomohon berupa 5000 masker diperuntukan untuk Wuhan China yang diserahkan melalui pihak LKBN Antara.

Khadim dalam ibadah tersebut Pdt Santje Tangel Tombeg STh, selaku Ketua BPMJ GMIM Maranatha Paslaten.

Tampak hadir Darmadi selaku CEO Antara Digital Media bersama jajarannya, Chief Commercial Defficial Qlue Maya Arvini, unsur Perbankan, perwakilan Kajari Tomohon, para pejabat Jajaran Pemkot Tomohon bersama para ASN dan Tenaga Kontrak, para tokoh agama dan masyarakat.***