TONDANO, liputankawanua.com – Warga Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, tepatnya di Kelurahan Tataaran Dua, dihebohkan dengan penemuan mayat, Jumat (5/6/2020) sekira pukul 17.15 Wita.

Diketahui, mayat yang ditemukan di Kebun Penenderan, Wilayah Kepolisian Matani, Tomohon adalah, Yohanis Rengkuan (45). Lelaki tersebut ditemukan dalam posisi duduk, kepala telungkup di stir mobil dalam keadaan tidak bernyawa.

Dari informasi, awalnya korban membawa mobil bersama, Boy Gosal dan Berty Turangan, yang di ketahui merupakan warga Tataaran Dua. Ketiganya menuju kebun untuk kegiatan kerja nakti kelompok Legium Chrristum Tondano Selatan, di lahan yang dikelola oleh Gereja Katholik Padua Tataaran.

Sampai di kebun, sekitar pukul 09.00 Wita, memakai kendaraan jenis Ferosa warna biru hitam bernomor plat DB 1353 BC.

Saat tiba, korban mencangkul sekitar 15 menit dan istirahat makan siang sekira pukul 13.00, kemudian istirahat makan dan melanjutkan kerja bakti.

Saat di gubuk kebun minum air, korban memberitahu saksi Pende, bahwa Ia sakit amandel, dadanya sakit dan pucat. Saat itu korban berjalan dari kebun sekitar 50 meter dan menanjak sampai di jalan lokasi parkir mobil milik korban sekira pukul 14.30 Wita.

Dari keterangan, mayat ditemukan pertama kali oleh saksi Martinus Kaparang (49, warga Tataaran Dua pada pukul 17.15 Wita. Saat itu saksi memanggil-memanggil korban dan menyentuh leher sudah dingin dan diduga sudah tidak bernyawa.

Dari keterangan Lina Lumowa yang diketahui sebagai istri korban bahwa, suaminya memiliki riwayat sakit diabetes.

Kanit Reskrim Polres Minahasa, Aipda Melky Tumbel ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Ya, saat melakukan olah TKP, dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap Melky yang diiyakan Kanit IK Aipda J. Lontaan.

“Korban kami bawah ke RS Tondano. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit,” tukasnya.

Editor: Terry Wagiu