TOMOHON,- Maxi Montolalu, pria berusia 59 Tahun, Warga Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Timur, adalah salah satu pasien penderita Katarak atau kerusakan pada bagian mata di RSUD Anugerah Tomohon.

Ia selesai menjalani operasi mata oleh petugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dipimpin dr. Irene Pandeiroot pada akhir Juni 2024. Saat menjalani perawatan, ia selalu didampingi istri tercintanya yakni Julien Kalele (50).

Raut bahagia pun terpancar ketika Om Max melakukan pemeriksaan terakhir di RSUD Anugerah Tomohon, Rabu (3/7/2024). Ia mengaku sangat senang ketika matanya sudah bisa melihat dengan jelas lagi.

“Puji Tuhan, boleh sembuh. Saya sangat bersyukur,” ungkap Maxi didampingi istri tercintanya Julien kepada wartawan media ini, usai melakukan check up.

Pria yang didampingi istri yang terlihat ikut bahagia pun menceritakan proses dari mulai matanya rusak, hingga bisa melihat lagi dengan jelas.

“Saya mulai merasakan gangguan mata ini sekitar tujuh atau 8 Tahun lalu. Pertama sebela kanan, tapi akhirnya dua-dua. Pandangan kabur, sangat mengganggu aktivitas,” beber Max, sapaan akrabnya.

Selanjutnya, kata Max, katarak yang terjadi pada matanya itu diperiksakan ke Puskesmas Rurukan. Ia kemudian dirujuk ke RSUD Anugerah.

“Akhirnya, dua minggu lalu saya melayani operasi dan saat ini sudah selesai menjalani perawatan. Mata saya boleh kembali melihat dengan jelas lagi, dan nyaman beraktivitas,” ucapnya.

Ia pun memuji penanganan dan pelayanan oleh para tenaga medis di RSUD Anugerah. Menurutnya, ia diperlakukan sangat baik.

“RSUD ini sudah sangat baik. Peralatan juga sudah sangat menunjang. Para perawat juga ramah-ramah. Mereka menawarkan untuk nginap gratis selama perawatan, tapi tidak apa-apa, bolak balik. Yang pasti, saya sangat bersyukur,” tukasnya.