BOLTARA,– Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M., menghadiri kegiatan Temu Koordinasi Tindak Lanjut Permasalahan Pemanfaatan Ruang Laut di Perbatasan antar Pprovinsi, di Aula Kantor Camat Pinogaluman, Kamis (16/7).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemanfaatan ruang laut di wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.
Pada kegiatan itu, Pemerintah Kabupaten Boltara menegaskan dukungan pengelolaan ruang laut yang berkelanjutan, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
Para peserta membahas berbagai isu strategis terkait pemanfaatan ruang laut di kawasan perbatasan antar provinsi, termasuk upaya menciptakan kepastian hukum, menjaga ketertiban aktivitas perikanan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam penyelesaian berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat pesisir
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan ruang laut yang adil, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan,” kata Mutoh.
Melalui forum koordinasi ini Mutoh berharap, bisa tercapai kesepahaman bersama dalam penanganan berbagai persoalan pemanfaatan ruang laut di wilayah perbatasan, sehingga tercipta hubungan yang harmonis antarwilayah serta mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Kepala Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Bitung, Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kwandang, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo Utara, Kapolsek Atinggola, Kapolsek Pinogaluman, Camat Pinogaluman, para kepala desa, serta perwakilan nelayan dari wilayah perbatasan. (*)
