Manado,- Aktivitas Gunung berapi Soputan, Minahasa Tenggara dan Gunung Lokon, Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), per hari ini, Senin (13/7/2026), berstatus Level II atau waspada.

Data tersebut disampaikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui pengamat Gunung Soputan, Jeheskiel Harto Proklami Montolalu dan pengamat Gunung Lokon, Armando Manguleh A.Md.

Dari pantauan pengamat Soputan, cuaca kini cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara dan barat laut. Suhu udara 19-31 °C. 

Gunung Soputan jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10 m di atas puncak kawah. Sementara kegempaan, berjumlah 2, Amplitudo, 40 mm, S-P tidak terbaca, Durasi 74-175 detik.

“Tingkat aktivitas Gunung Soputan, Level II atau waspada,” beber Jeheskiel Harto Proklami Montolalu.

Sementara, pengamat Gunung Lokon Armando Manguleh menerangkan, hari ini, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah utara. Suhu udara 19-29 °C.

“Gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah, teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 5-25 m di atas puncak kawah,” tuturnya.

Untuk kegempaan, dia bilang, Vulkanik Dangkal berjumlah 4, Amplitudo 5-25 mm, Durasi 3-4 detik. Tektonik Lokal 1, Amplitudo 33 mm, S-P 3.5 detik, Durasi 35 detik.

Sedangkan tektonik jauh 12, Amplitudo 4-36 mm, S-P tidak terbaca, durasi : 45-210 detik.

Untuk itu, kata Jeheskiel dan Armando, masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1.5 km dari kawah.

Jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat di himbau untuk tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut dan mata.

Mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Soputan maupun Lokon terutama pada musim hujan.