BOLMUT,- Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Dr. Hi. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si menghadiri Seminar Pendahuluan Kajian Potensi dan Perwilayahan Komoditas Pertanian kabupaten Bolaang Mongondow Utara Tahun 2024 di Aula Bapelitbangda, Selasa (5/3).

Pertanian merupakan sektor paling dominan dalam PDRB kabupaten yaitu sebesar 44,77% pada tahun 2022. Namun pada kenyataannya produktivitas tanaman petani per satuan luas lahan masih rendah sehingga pendapatan petani rata-rata masih rendah.

Atas dasar pertimbangan tersebut, maka kajian terhadap lahan potensi pertanian tanaman pangan dan hortikultura di Bolaang Mongondow Utara sangat penting untuk mencari komoditas unggulan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan para petani.

Maloho mengatakan, kegiatan tersebut merupakan presentasi awal oleh tim ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka melakukan kajian potensi dan perwilayahan komoditas pertanian, dengan mempertimbangkan kondisi lahan yang akan diperuntukkan bagi pengembangan pertanian terpadu. Sehingga perlu diidentifikasi karakteristiknya untuk dapat dilakukan evaluasi kesesuaian terhadap komoditas pertanian yang akan dikembangkan.

Selanjutnya, perlu pula dilakukan analisis terhadap pasar komoditas serta analisis kebutuhan hidup layak untuk menentukan kelayakan finansial dari usaha tani pertanian terpadu unggulan yang qkan dikembangkan.

Diharapkan masukan dari masing-masing OPD dan para peserta untuk dapat menjadi catatan dan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan kajian potensi dan perwilayahan komoditas pertanian di kabupaten.

Turut hadir, tim Ahli dari IPB, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Rachmat R. Pontoh, SH, M.Si, staf khusus bupati, pimpinan OPD terkait, para camat, serta para penyuluh. (*)